Pique: Mourinho Merasa Inferior terhadap Barca

Recife - Semasa melatih Real Madrid, Jose Mourinho melakukan sederet aksi kontroversial kepada kubu Barcelona. Menurut Gerard Pique, hal itu dilakukan Mourinho karena dia merasa inferior terhadap Barca.

Ketika Madrid dibesut Mourinho dan Barca terutama saat masih ditangani Josep Guardiola, rivalitas kedua raksasa itu lebih panas dan sengit daripada sebelumnya. Tidak jarang, kericuhan terjadi dalam duel El Clasico.

Barang kali insiden yang paling diingat adalah ketika Mourinho menyolok mata dari Tito Vilanova, yang saat itu masih jadi assisten Guardiola dalam Piala Super Eropa 2011. Perang komentar di media pun tidak jarang terjadi.

Sejumlah pemain Barca masih meyimpan rasa pahit pasca kepergian Mourinho. Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Cesc Fabregas dan Pique sendiri berkomentar pedas terkait 'rezim' pria Portugal itu di El Real.

Pique kini kembali melontarkan komentar pedasnya terhadap mantan pelatih Madrid itu. Ia merujuk pada perbandingan trofi yang didapat Barcelona dengan Madrid saat masih dilatih Mourinho.

"Aku bisa memahami aksi-aksi Mourinho itu, aku menyadari hal itu dipicu karena kami (Barcelona) lebih superior terhadap Real Madrid dan kami sudah memenangi banyak trofi," ucap bek Barcelona itu kepada Marca.

"Dia mencoba memainkan pertandingan di luar lapangan dan aku pikir tindakannya itu karena dia merasa inferior terhadap Barcelona, tapi pada akhirnya di lapangan itulah di mana hal-hal terjadi."

"Semua hal lainnya hanya menciptakan sebuah atmosfir buruk dan menghasilkan hal-hal yang tidak bagus pula untuk tim nasional ataupun untuk olahraga ini," imbuh Pique.

Saat ini Madrid masih mencari pelatih lain untuk menggantikan Mourinho. Apakah setelah mendapatkan pelatih baru nanti rivalitas Madrid dengan Barcelona bisa berlangsung lebih sehat?

"Aku yakin mereka (Madrid) akan kembali menjadi tim yang selalu mengganggu kami, tensi pertandingan di antara dua tim dengan kualitas. Sebuah pertandingan yang spektakuler untuk disaksikan," jawab pemain internasional Spanyol itu.

(rin/mfi)

View this post on my blog

0 comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog